Contact Information

Jl. Cinangica Wates No. 473 Depok

We Are Available 24/ 7. Call Now.

JAKARTA, INVESTIGASI BIROKRASI – Terkait permasalahan dikantor Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, yang mana oknum PJLP Satpol PP yang berinisial A dan inisial D, di tuding berbuat mesum dikantornya, dijelaskan oleh Lurah Mochamad Suratman.

Lurah Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat menegaskan bahwa, persoalan dugaan mesum yang dilakukan oknum PJLP Satpol PP berinisial A dan D, yang diduga dilakukan dikantor lurah Tegal Alur tidak benar, jika.memang benar pihaknya tidak akan mentolelir adanya persoalan tersebut. Dikatakan lurah, pihaknya sudah minta keterangan dari yang bersangkutan, atas dugaan mesum dikantor Kelurahan Tegal Alur di saat jam kerja.

“Kami sudah minta keterangan dari kedua belah pihak, bahwa persoalan mesum diduga dilakukan dikantor pada saat jam kerja , ini tidak benar karena tempat ini selalu ramai.pelayanan dan sekat ruang Pol.PP dan ruang pelayanan.l transparan memakai kaca,
“kata lurah Tegal Alur, Rabu pagi..13/7/2022

Lurah menambahkan, tidak tertutup kemungkinan adanya hubungan suka sama suka diantara keduanya.Saat mereka diminta keterangan,lanjut Lurah, yang bersangkutan mengaku berbuat di hotel dan bukan di kantor Kelurahan.

“Jadi adanya dugaan soal mesum yang dilakukan dikantor Kelurahan, itu tidak benar, saya sudah minta keterangan dari yang bersangkutan nperbuatan dilakukan di luar kelurahan di hotel, Saya juga punya rekaman hasil klarifikasi A dan D hasil dari keterangan dibuatkan berita acaranya,”ujarnya.

Sebelumnya sempat ramai soal adanya dugaan kantor Kelurahan Tegal Alur Kalideres, dijadikan tempat mesum Oknum PJLP Satpol PP dan D.Bahkan, persoalan itu sempat mencuat disalah satu media online tayangan Jakarta.Salah satu media tersebut memuat berita dengan judul “Kelurahan Tegal Alur dijadikan tempat mesum oknum Satpol PP “, wartawan Investigasi Birokrasi mencoba mengkonfirmasikan adanya pemberitaan tersebut, Dari keterangan Lurah Tegal Alur, M.Suratman mengatakan, jika terbukti pihaknya akan menindak tegas, namun jika tidak terbukti, pihaknya akan meminta klarifikasi terkait adanya pemberitaan tersebut. (robet)

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.